1. Dashboard
  2. Forum
  3. Artikel
    1. Medalis OSN
      1. SD
      2. SMP
      3. SMA
    2. Medalis Olimpiade Internasional
      1. IJSO
      2. IMO
      3. IPhO
      4. IChO
      5. IBO
      6. IESO
      7. IOI
      8. IOAI
      9. IOAA
      10. IEO
      11. iGeo
    3. Medalis ONMIPA
    4. Olimpiade Nasional Lainnya
      1. KSR Ruangguru
      2. Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI)
    5. Olimpiade Internasional Lainnya
      1. APhO
  4. Blog
    1. Artikel
  5. Arsip Soal
    1. Soal-soal OSN SD
      1. IPA
      2. Matematika
      3. IPS
    2. Soal-soal OSN SMP
      1. IPA
      2. IPS
      3. Matematika
    3. Soal-soal OSN SMA
      1. Fisika
      2. Biologi
      3. Kimia
      4. Matematika
      5. Kebumian
      6. Ekonomi
      7. Informatika
      8. Geografi
      9. Astronomi
    4. Soal-soal ONMIPA
      1. Matematika
      2. Fisika
      3. Biologi
      4. Kimia
  6. Kalendar
    1. Acara mendatang
    2. Map
  7. Galeri
    1. Album
    2. Map
  8. Klan
    1. Cari klan
    2. Aktivitas klan
  9. Kuis
  10. Anggota
    1. Aktivitas member
    2. Member online
    3. Staff
    4. Cari member
  11. Marketplace
    1. Map
    2. Review
  12. Literatur
  • Login
  • Daftar
  • Cari
Blog Articles
  • Semuanya
  • Articles
  • Pages
  • Blog Articles
  • Events
  • Files
  • Forum
  • Gallery
  • Marketplace Item
  • Literatur
  • Klan
  • Klanpages
  • Pilihan Lainnya
  1. MEDALIS.id
  2. Blog
  3. T-Blog

Sepasang Sandal Tua

  • tester
  • 15 Februari 2026 pukul 19.31
  • Dibaca 130 kali

Di sebuah kota kecil, hiduplah seorang gadis bernama Lila. Ia berasal dari keluarga sederhana, terbiasa berjalan kaki ke sekolah dengan sepasang sandal tua yang sudah usang. Teman-temannya sering mengejek, tapi Lila hanya tersenyum. Baginya, sandal itu bukan sekadar alas kaki, melainkan kenangan.
Sandal itu adalah pemberian ayahnya sebelum beliau pergi untuk selamanya. "Jangan pernah malu dengan apa yang kamu punya, Nak. Yang penting langkahmu jujur dan hatimu bersih," kata sang ayah saat menyerahkan sandal itu. Kata-kata itu menjadi pegangan hidup Lila.
Hari-hari berlalu, Lila belajar dengan tekun. Ia percaya bahwa ilmu adalah jalan untuk mengubah nasib. Meski sering menahan perih di kaki, ia tetap melangkah dengan sandal tua itu, seolah setiap langkahnya ditemani doa ayahnya.
Tahun berganti, Lila berhasil meraih prestasi gemilang dan mendapat beasiswa ke luar negeri. Saat hari keberangkatan tiba, ia menatap sandal tua yang sudah tak layak pakai. Dengan hati bergetar, ia menyimpannya di dalam kotak kayu kecil. "Aku akan melangkah lebih jauh, Ayah. Tapi sandal ini akan selalu mengingatkanku dari mana aku berasal," bisiknya.
Di negeri orang, Lila berjalan dengan sepatu baru. Namun, setiap kali ia merasa lelah atau goyah, ia membuka kotak kayu itu, menatap sandal tua, dan kembali menemukan semangat.

  • Quote
  • Artikel Sebelumnya Pelukan Terakhir Ibu
  • Artikel Berikutnya Biaya Sekolah Anak Selama 18 Tahun, Siapkah Dompet Kita?

Categories

  • Cerita Pribadi

Archive

  1. 2026 (10)
    1. September (1)
    2. Juni (3)
    3. April (2)
    4. Maret (1)
    5. Februari (3)
      • Sepasang Sandal Tua
      • Pelukan Terakhir Ibu
      • Sekecil Kata, Sebesar Arti
  1. Privacy Policy
  2. Contact
  3. Legal Notice
Powered by WoltLab Suite™